Articles by "Politik"



BLORA -  Pemilu 2024 tinggal hitungan hari. KPU Kabupaten Blora mengajak dan merangkul masyarakat Blora agar menggunakan hak pilihnya dengan bijak pada 14 Februari nanti. 


Tak hanya itu, KPU mengajak masyarakat Blora untuk berperan aktif dalam pemilu terlebih bagi para pemilih pemula dan seluruh komunitas di Blora.


Ketua KPU Kabupaten Blora, Widi Nurintan Ari Kurnianto, mengungkapkan, pihaknya tak ada hentinya menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat agar lebih partisipatif untuk menggunakan hak pilihnya. 


Sebab, sebagai warga negara punya peran besar menentukan nasib bangsa Indonesia lima tahun ke depan. 


‘’Target kami semua menggunakan hak pilihnya. Untuk KPU RI menargetkan 82.5 persen rakyat Indonesia bisa menggunakan hak pilihnya dan tidak golput. Ini sebagai acuan indikator demokrasi sebuah negara,’’ ungkapnya.


Menurutnya, golput bukan langkah yang tepat. Hal ini ia ungkapkan karena masih ada para pemilih pemula yang masih abai dalam menciptakan demokrasi di dalam pemilu. 


‘’Pemilih pemula memiliki peran penting, mengingat generasi milenial merupakan pilar masa depan bangsa yang perlu terlibat secara aktif dalam menentukan arah demokrasi di tanah air,’’ tegasnya.


Sementara itu, Kadiv Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Blora, Ahmad Mustakim berharap, masyarakat Indonesia, khususnya Blora bisa ikut andil menentukan arah bangsa melalui pemilu 2024.


‘’Ayo nyoblos di TPS setempat. 14 Februari 2024 tak hanya hari valentine yang identik kasih sayang. Tapi, hari dimana kita menentukan pilihan, dan menggunakan suara kita untuk bangsa di masa yang akan datang,’’ ajaknya.


Lanjut Mustakim, pihaknya juga mengajak semua pihak yang memiliki hak pilih untuk menggunakan hak pilihnya di TPS nanti.


"Tetaplah memilih dengan bijak, kita kampanyekan kampanye No Hoax, No SARA, dan No Money Politik. Gak Milih Gak Keren," sambungnya.

Panwaslu Kecamatan Japah memasang baliho himbauan untuk tidak money politik












Blora, transblora.co - Guna mencegah politik uang dan ASN yang tidak netral dalam Pilkada, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Blora melakukan sosialisasi pencegahan yang massif hingga ke pelosok-pelosok Desa.


Sosialisasi dilakukan dengan cara memasang alat peraga sosialisasi berbentuk baliho tolak politik uang dan netralitas ASN. Serta membagikan poster dan sticker ajakan yang sama. 


Koordinator Divisi Hukum, Humas, dan Datin Bawaslu Kabupaten Blora, Andyka Fuad Ibrahim mengatakan, hal tersebut merupakan langkah yang dilakukan Bawaslu dalam melakukan fungsi pencegahan.


Ia berharap dengan cara tersebut (pemasangan banner) mampu menjangkau masyarakat yang berada di pelosok Blora agar tahu kemudian taat dan patuh terhadap regulasi, sehingga politik uang dan pelanggaran netralitas ASN yang jadi fokus pengawasan Bawaslu ini dapat ditekan.


"Ini (pemasangan banner) merupakan langkah kami dalam menjalankan fungsi pencegahan. Kami harap masyarakat turut mengawasi jalannya Pilkada dengan tidak menerima politik uang, dan melaporkan kepada pengawas apabila mengetahui pelanggaran pemilihan. Baik itu politik uang maupun adanya ASN yang tidak netral." ujarnya di Kantor Bawaslu Kabupaten Blora, Senin (9/11).


Hal senada juga diungkapkan oleh Anny Aisyah selaku Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Kabupaten Blora. Menurutnya, dalam melakukan pengawasan Pilkada di Blora, Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri. Peran masyarakat dalam pengawasan juga sangat penting.


"Tentunya semua pihak memiliki peran penting dalam mengawasi jalannya Pilkada di Kabupaten Blora, dengan sosialisasi ini diharapkan masyarakat tidak perlu lagi bingung kemana mereka melapor apabila mengetahui pelanggaran pemilihan ditempat mereka. Kami akan sangat mengapresiasi apabila ada masyarakat yang berani melaporkan pelanggaran Pilkada.


Diketahui Bawaslu Blora telah menginstruksikan jajarannya untuk melakukan pemasangan alat peraga sosialisasi pengawasan. Mencakup 295 Desa di Blora, dan masing-masing sekretariat Panwaslu Kecamatan nantinya akan terpasang banner tolak politik uang. Sementara di tempat strategis lainnya juga dipasang alat peraga sosialisasi berkaitan netralitas ASN. 


PASANGAN Calon Bupati/ Wakil Bupati  Umi Kulsum- Agus Sugiyanto (UMAT) yang diusung Partai Koalisi Nasdem, PPP dan Gerindra, mendapat Nomor 3, pada undian nomor urut peserta Pilkada Blora yang dilakukan oleh KPU Blora di Gedung PKPRI Blora, Kamis (24/9).

Sedang dua Paslon lainnya masing-masing Pasangan Dwi Astutiningsih-Riza Yudha Prasetya (ASRI) yang didukung partai Partai Golkar, Hanura dan Partai Demokrat mendapat nomor-1. 

Sedang pasangan Arief Rohman-Tri Yuli Setyowati (ARTYS) memperoleh dukungan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Keadilan Sejahtera dan Perindo memperoleh No-2

Hj. Umi Kulsum yang didampingi wakilnya Agus Sugiyanto mengungkapka, No 3 yang merupakan berkah, angka yang disunahkan Rasululloh.

“ Nomor 3 , nomor sunnah rossul dimana setiap kali kita melakukan kegiatan selalu tiga kali, dalam Pancasila nomor tiga adalah Persatuan Indonesia . Dan Insya Allah UMAT akan mempersatukan bangsa dan masyarakat kabupaten blora “ ungkapnya saat ditemui usai penentuan nomor urut oleh KPU Blora tersebut..

Isteri Bupati Blora ini menambahkan, mendapat nomor 3 kami bangga, doa dan ihtiar dalam meraih suara. Kami yakin tim dan relawan UMAT akan betjuang all out  memenangkan pasangan UMAT. 

Sesuai juklak atau juklis arahan dari KPU akan kita laksanakan mulai tgl 26 – 5 desember UMAT dapat mencapai menjangkau se kabupaten blora dan memegang teguh prinsip UMAT dalam bersosialisasi anti hoax, sara dan anti kampanye hitam “ ungkap Mei Naryono Ketua Pemenangan UMAT. Adv/red01


Blora. Pengurus Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Cepu, Blora, meminta kepada anggotanya untuk mendukung Calon Bupati dan Wakil Bupati yang berlatar belakang NU di Pilkada Blora 9 Desember 2020

“Kaum Muslimat Blora, mestinya bersyukur dan beruntung, karena punya kader sendiri yang ikut Pilkada, Blora. Untuk itu harus didukung dan dimenangkan”  ungkap Sekretaris PC Muslimat NU Cepu, Blora, Hj.Siti Nur Chanifah, dihadapan pengurus dan anggota Anak Cabang Muslimat, Sambong, Kecamatan Cepu, Blora, Selasa (15/9) kemarin. 

Nur CHanifah menyampaikan hal itu dalam acara pengajian rutin bulanan dan pemberian santunan anak yatim bersama ketua Penasehat PC Muslimat NU Blora Hj. Umi Kulsum, di Mushola Arohman, Gadu, Sambong, Cepu.

Nur Chanifah lebih lanjut menjabarkan, masih ada pemahaman yang keliru dikalangan Muslimat, soal Khittah NU.

“Muslimat NU itu bukanlah partai politik, tetapi muslimat wajib memilih calon yang diusung NU,” kata Nur Hanifah. 

Ditambahkan Pengasuh Ponpes Tahfidzul Quran Gang 2 Cepu ini, Muslimat Blora sangat beruntung di Pilkada 2020 ini bisa mengusung kadernya sendiri. Momentum ini sangat langka dan tidak dimiliki oleh daerah lain.

“Oleh karena kesempatan yang luar biasa ini, harus pula mendapat dukungan yang luar biasa dari kalangan Muslimat Blora, khususnya di Kecamatan Cepu” terang Nur.

Luar Biasa.

Dihadapan pengurus dan peserta pengajian yang hadir, isteri H. Bukhori Mustofa bercerita sekilas tentang proses majunya isteri Bupati Blora Djoko Nugroho di Pilkada Blora 2020 ini, yang dikatakan melalui ‘proses’ yang luar biasa.

“Sudah berkali-kali, kami matur (bujuk) agar Bu Umi berkenan ikut maju di Pilkada Blora. Tapi jawabnya selalu saja tidak. Biar calon atau kader lain yang maju. Hingga akhirnya seperti mendapat ‘mujizat’ menerima kabar bila Bu Umi bersedia dicalonkan.” Tandas Nur,

Terpilihnya Pengurus Pusat (PP) Muslimat NU, Khofifah Indra Parawansa menjadi Gubernur Jawa Timur tambah Nur Chanifah, bisa menjadi inspirasi bagi anggota Muslimat Indonesia, termasuk di Blora, tambah Nur Chanifah, akan kemampuan kadernya  yang berjuang di jalur politik.

“Bahwa kader Muslimat, bisa menjadi Gubernur, Bupati jadi tak perlu diragukan kemampuannya” ungkapnya.


Sementara Hj. Umi Kulsum saat memberikan sambutan, mengamini apa yang dikatakan Sekretaris PC Muslimat Cepu, bila keikutsertaannya maju di Pilkada Blora 2020 boleh dikatakan melewati proses yang luar biasa.

“Salah satunya karena adanya wabah Corona. Kalau tidak ada Corona, jadwal Pilkada jadi mundur. Kalau tidak mundur saya  tak punya  kesempatan maju “ ungkap Bu Umi Kokok (panggilan lain Umi Kulsum).

Bu Umi yang juga menjadi Ketua TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Blora ini mengatakan, keluarbiasaan lain yaitu ketika dia sudah berani menyebut sebagai Calon Bupati, meski rekomendasi dari partai pengusung (Nasdem, PPP dan Gerinda) saat itu belum di tangan.

Meski melalui proses yang luar biasa, Bu Umi mengaku menjalani proses Pilkada tidak ngoyo, mengalir saja seperti air. “Hanya semoga ngalirnya tidak jatuh di comberan. Melainkan ke teko, gelas, sehingga airnya bisa diminum dan menyegarkan” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui di Pilkada Blora 2020 ini, Bu Umi yang berpasangan dengan Agus Sugiyanto, wiraswasta muda dari Blora diusung oleh tiga Parpol masing-masing Nasdem, PPP dan Gerindra.

Dalam kesempatan silahturahim dan mengikuti pengajian rutin Muslimat Ancab Sambong, Bu Umi juga menyerahkan santunan kepada 38 anak yatim piatu. Adv/Red



BLORA, transblora.co - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di akhirnya secara resmi mengusung pasangan Umi Kulsum-Agus Sugiyanto (Umat) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

"Setelah melalui berbagai tahapan akhirnya Dewan Pimpinan Pusat (DPD) resmi mengusung pasangan Umi-Agus di Pilkada Kabupaten Blora, kata Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Moh. Arwani Thomafi usai penyerahan Formulir B1.KWK di Kantor PPP Blora, Kamis (03/09/2020).

"Formulir B1.KWK yang diterbitkan DPP PPP mendasari dari penjaringan, ta'aruf atau pengenalan pasangan calon dan rapat pimpinan serta lainnya. Hasil pemantauan DPC PPP juga menjadi acuan dari DPP dalam menerbitkan B1.KWK tersebut," katanya.

Moh. Arwani Thomafi juga menyampaikan, DPC PPP Blora telah siap untuk memenangkan dan mensukseskan acara akbar pemilihan kepala daerah yang diadakan sekali dalam lima tahun tersebut.

"Seluruh kader kita, fungsioner kita, di Kabupaten Blora wajib memenangkan dan mengkampanyekan serta mendampingi beliau. Kita ingin merebut kekuasaan untuk membawa Blora lebih baik lagi," kata Arwani.

Arwani juga meminta agar kadernya tak melakukan black campign di Pilkada Blora. Menurut Arwani, cara-cara jahat seperti itu tak mencerminkan kader PPP.

"Tidak ada black campaign diantara kita. Sebagai partai Islam, kita tidak boleh menjelek-jelekkan lawan kita," imbau Arwani.

Sementara itu, bakal calon Bupati Blora, Umi Kulsum yang hadir dalam penyerahan B1.KWK PPP menegaskan bahwa sejak awal memang menargetkan PPP harus mengusung dirinya bersama Agus Sugiyanto maju di pilkada Kabupaten Blora.

"Semua partai politik tentu sangat penting, dan sedari awal PPP memang salah satu yang saya targetkan menjadi partai pengusung. Alhamdulillah PPP mengusung saya berpasangan dengan Mas Agus," kata Umi

Umi Kulsum-Agus Sugiyanto dapat memenuhi persyaratan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora. Pasangan calon ini diusung tiga parpol, yakni Partai NasDen, Partai Gerindr dan PPP.

"Rencananya, besok (Jum'at, red) pagi, kami akan pendaftaran ke KPU Blora dan dilanjutkan deklarasii. Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Blora," kata Umi.

Ditempat terpisah, bakal calon wakil bupati, Agus Sugiyanto mengaku sangat bahagia dengan dukungan yang terus mengalir dari berbagai pihak.

Hadirnya partai yang mendukung dirinya dan Umi Kulsum merupakan suplemen tambahan untuk menambah gairah dan semangat dalam mendinamisasi Pilkada Kabupaten Blora yang akan digelar 9 Desember 2020.

Lebih lanjut, Agus menambahkan, ini merupakan pertanda bahwa semakin banyak masyarakat yang akan menyatukan visi dan satu tujuan untuk membuat Kabupaten Blora lebih maju dan sejahtera.

Dengan dukungan yang terus mengalir tersebut, Agus mengaku bahwa dirinya tidak mau jumawa. Namun hal tersebut menunjukkan akan semakin bertambahnya orang yang berjuang bersama dirinya.

“Seperti yang kita tahu, kader PPP dan simpatisan tersebar hingga ke pelosok-pelosok, ini menjadi angin segar tersendiri untuk saya, semoga kerjasama ini kedepannya akan terus terjalin dan mendatangkan kemanfaatan bagi semua pihak,” jelas Agus.

Menjelang hari pendaftaran, Agus menyebut masih merasa tidak percaya bisa sampai ke titik ini. Namun ia percaya, semua terjadi atas kehendak Tuhan disertai dengan doa-doa orang yang mengasihinya.

“Semoga rasa bersyukur ini berubah menjadi satu kekuatan yang efektif untuk berjuang dalam memenangkan Pilkada nanti,” pungkasnya. Adv/Red01

Setelah Rekomendasi Partai Gerindra turun, Pasangan Bakal Calon Bupati/Wakil Bupati Blora  UMAT (Umi Kulsum-Agus Sugiyanto), kini tinggal menunggu  rekomendasi dari PPP (Partai Persatuan Pembangunan).

Sekretaris DPD Partai Nasdem Blora Yuyus Waluyo menegaskan, meski dua rekomendasi partai pengusung yakni Nasdem & Gerindra sudah cukup untuk mengusung Pasangan UMAT maju di Pilkada Blora, namun Nasdem tetap mengharap rekomendasi PPP bisa segera turun.

“Kami tetap mengharapkan rekomendasi PPP untuk Bu Umi dan Pak Agus bisa segera turun, karena bisa menambah semakin solidnya koalisi Pasangan UMAT “ tandas Yuyus saat ditemui di sela-sela acara penyerahan rekomendasi Partai Gerindra di Semarang Senin siang (3/8).

Dikatakan Yuyus pasca penyerahan surat rekomendasi dari Gerindra, pihaknya juga akan segera menyiapkan deklarasi Pasangan Umat secara besar-besaran di Blora.

Sebagaimana diketahui Surat Rekomendasi Partai Gerindra untuk Pasangan Bakal Calon Bupati-Wakil Bupati Blora Dra. Hj. Umi Kulsum dan Agus Sugiyanto, SE, telah diserahkan Senin siang (3/8) di Kantor DPD Gerindra, Jl. Konguru Raya, Gayamsari Semarang.


Surat Rekomendasi yang ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto tersebut diserahkan oleh Ketua DPW Gerindra Jawa Tengah  Abdul Wachid, didampingi Bendahara Drs. Hari Pudyatmo, Sekretaris Ir. Sriyanto Saputra, MM dan Badan Pemenang Pemilu DPD Partai Gerindra Jateng Zulkarnain.

Selain merekomendasi Bakal Calon Bupati/Wakil Bupati  Blora, partai besutan Prabowo Subianto tersebut, juga merekomendasi sembilan balon lainnya yang akan berlaga di Pilkada 9 Desember 2020.

Menang 50 Persen

Ketua DPD Partai Gerindra Jateng Abdul Wachid meminta para calon peserta pilkada yang memperoleh rekomendasi agar terus meningkatkan solidaitas dengan partai koalisi dan partai pendukung di semua tingkatan serta berupaya keras meningkatkan polularitas dan elektabilitas dengan terjun ke tengah masyarakat langsung.

 "Siapkan dan laksanakan program-program yang berorientasi kepada masyarakat kecil dan kurang mampu, menjalin komunikasi yang harmonis antarpasangan calon dengan partai pengusung, tim pemenangan, dan sukarelawan sehingga bisa memenangi pilkada," katanya saat menyampaikan pidato sambutan.

 Partai Gerindra menargetkan dapat memenangi 50 persen dari 21 pilkada yang digelar di Jateng pada tanggal 9 Desember 2020.  

"Kami berharap jika nantinya bapak dan ibu mendapat amanah menjadi kepala daerah tolong realisasikan program-program dan janji kampanye yang telah dirumuskan. Kami siap bantu bapak dan ibu semua untuk kepentingan daerah," ujarnya.

 Sementara itu Hj. Umi Kulsum dan Agus Sugiyanto, SE yang ditemui seusai penyerahan rekomendasi Gerinda mengungkapkan rasa syukur dan berterima kasih kepada pimpinan dan jajaran pengurus Gerindra yang telah memberi kepercayaan pada  pasangan UMAT.

 "Dengan turunnya rekomendasi ini akan menjadi tambahan kekuatam untuk bisa memenangi pilkada. Saya melihat kerja sama ini adalah untuk kepentingan warga Blora  dan juga untuk kemajuan daerah ," ungkap Umi Kokok yang juga isteri Bupati Blora Djoko Nugroho.

 Sekretaris DPD Partai Nasdem Blora, Yuyus Waluyo yang didampingi Ketua DPD Partai Gerindra Blora Jayadi  menambahkan, pasca penyerahan rekomendasi tersebut, pihaknya akan segera  melakukan koordinasi dan komunikasi yang intensif dengan partai koalisi yang lain.

Yuyus menambahkan kedepan, pihaknya masih terus berkomunikasi dengan  Pimpinan Partai PPP, terkait rekomendasi untuk Pasangan UMAT. “Insyaa Allah setelah semua rekomendasi turun, kami segera menyiapkan deklarasi Pasangan UMAT “ tandasnya. (hry/red01) 

Setelah menerima rekomendasi dari Partai Nasdem, Pasangan Bakal Calon Bupati Blora 2020-2025 Dra. Hj. Umi Kulsum- Agus Sugiyanto, SE (UMAT), giliran akan menerima rekomendasi dari Partai Gerindra yang menjadi mitra koalisinya di Pilkada Blora.


Penyerahan rekomendasi akan dilakukan Senin (3/8) siang di Kantor DPD Gerindra Jawa Tengah, Jl. Raya Kanguru, Gayamsari, Semarang oleh Ketua DPD Gerindra Jateng Abdul Wachid.

Sekretaris DPD Gerindra Jateng Ir. Sriyanto Saputro, MM yang dihubungi Senin pagi membenarkan, bila rekomendasi untuk pasangan Dra. Hj. Umi Kulsum- Agus Sugiyanto, SE (UMAT) akan diserahkan hari ini.

Ir. Sriyanto Saputro, MM
Selain untuk Paslon Pilkada Blora, rekomendasi juga akan diberikan untuk bakal calon di sembilan daerah lainnya akan menggelar Pilkada 9 Desember 2020. 

“ Dari sepuluh rekomendasi itu, diantaranya termasuk untuk Gibran Rakabuming Raka untuk Pilkada Surakarta dan. dr. Mirna Annisa, MSi untuk Pilkada Kendal” ungkap Sriyanto.

Karena pertimbangan politis, Sriyanto yang juga anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah, belum bisa menyebutkan daerah mana saja, selain Blora, Surakarta dan Kendal yang rekomendasinya turun hari ini.

Penuhi Persyaratan

Kepastian turunnya rekomendasi dari Partai Gerindra untuk Pasangan UMAT hari ini, disambut gembira dan rasa syukur oleh pengurus DPD Nasdem Blora. Seperti yang diungkapkan oleh Sekretaris DPD Nasdem Blora Yuyus Waluyo.

Dengan adanya rekomendasi dari Partai Gerindra tersebut, Pasangan Umi Kulsum-Agus Sugiyanto, dipastikan sudah memenuhi syarat untuk mendaftar ke KPU sehingga bisa mengikuti Pilkada 9 Desember 2020 nanti. 

“Tentu kami bersyukur dengan adanya rekomendasi dari Gerindra, sehingga menambah percaya diri Pasagan UMAT menghadapi Pilkada Blora” ungkapnya.  

Ditambahkan oleh Yuyus, selain dengan Gerindra partai Nasdem juga masih terus menjalin komonikasi dengan partai lain untuk berkoalisi mengusung Pasangan UMAT, salah satunya dengan PPP.

 

“Kami masih melakukan komunikasi intensif dengan pimpinan PPP, semoga dalam waktu dekat juga bisa mendapatkan rekomendasi “ jelasnya

Setelah semua rekomendari partai koalisi turun, kata Yuyus pihaknya juga akan segera menggelar deklarasi Pasangan UMAT.

Diinformasikan oleh anggota DPRD Kab. Blora tersebut, akan mendampingi Umi Kulsum dan Agus Sugiyanto, dalam penerimaan rekomendasi Gerindra adalah Dewan Penasehat DPD Partai Nasdem BloraDjoko Nugroho, Ketua DPD dan Sekrearis Partai Nasdem Blora Sri Sudarmini, dan Ketua DPD Partai Gerindra Blora Jayadi.

Sedang dari Unsur DPW Nasdem Jateng, Sekretaris Ali Mansyur dan Ketua Bapilu Ahwan SH, serta anggota Dewan Provinsi Jateng dari partai Nasdem Prayogo Nugroho.hry/Red01

 


Sekretaris Partai Nasdem Kab. Blora,
Yuyus Waluyo
Pilkada Kabupaten Blora tetap menjadi perhatian masyarakat meskipun di tengah-tengah pandemi COVID-19 belakangan ini.

Masyarakat masih menanti rekomendasi pasangan Dra. Hj Umi Kulsum dan Agus Sugiyanto (Umat) sebagai calon pasangan Bupati/wakil bupati, yang rencananya diusung oleh Partai Nasdem, dan PPP, serta Partai Gerindra.

Saat ini pun beredar kabar yang berhembus bahwa rekom untuk pasangan Umat dari partai pendukung akan keluar besuk Rabu (29/7).

Sekretaris Partai Nasdem Kabupten Blora, Yuyus Waluyo, saat dimintai konfirmasi terkait kabar tersebut membenarkan tentang wacana kemungkinan rekomendasi dari DPP Nasdem kan turun besuk rabu.

“Yang namanya politik  itu dinamis, satu hari bisa berubah, bahkan satu menit pun dapat berubah. wacanany rabu besuk memang rekom itu turun, jadi saat ini kita anggap aja sedang berwacana,”ujarnya.

Saat disinggung tentang rekom dari partai pendukung lainnya, Yuyus pun mengatakan pada hari tersebut pula rekom akan turun bersamaan, baik itu Partai Nasdem, Partai Gerindra maupun PPP.

Untuk itu Pasangan Umi Kulsum-Agus Sugianto beserta petinggi partai pendukung pada hari rabu besuk sudah berada di Jakarta untuk menyambut rekom.

“ Semua kepastiannya menunggu besuk rabu, jadi rabu nanti kami akan memberikan informasi tentang rekom tersebut,”ujarnya.  

Saat disinggung tentang adanya kemungkinan perubahan pada posisi cawabup, Ketua Komisi B tersebut memastikan bahwa pihaknya tetap solid mengusung pasangan Umi –Agus, dan sejauh ini tidak ada opsi pergantian pada posisi cawabup.

Lebih lanjut Yuyus menjelaskan bahwa di Partai Nasdem Kab. Blora telah menjalankan proses yang dilaksanakan dalam menentukan pasangan Cabup-Cawabup, dan hasilnya Pasangan Umat telah ditetapkan sebagai pasangan calon Cabup-cawabup. (hry) 

Sekretaris DPC PPP Kab. Blora, Jariman
Pilkada Kabupaten Blora tetap menjadi perhatian masyarakat meskipun di tengah-tengah pandemi COVID-19 belakangan ini.

Masyarakat masih menanti rekomendasi pasangan Dra. Hj Umi Kulsum dan Agus Sugiyanto (Umat) sebagai calon pasangan Bupati/wakil bupati, yang rencananya diusung oleh Partai Nasdem, dan PPP, serta Partai Gerindra.

Saat ini pun beredar kabar yang berhembus bahwa rekom untuk pasangan Umat dari partai pendukung akan keluar besuk Rabu (29/7).

Sekretaris Partai Nasdem Kabupten Blora, Yuyus Waluyo, saat dimintai konfirmasi terkait kabar tersebut membenarkan tentang wacana kemungkinan rekomendasi dari DPP Nasdem kan turun besuk rabu.

“Yang namanya politik  itu dinamis, satu hari bisa berubah, bahkan satu menit pun dapat berubah. wacanany rabu besuk memang rekom itu turun, jadi saat ini kita anggap aja sedang berwacana,”ujarnya.

Saat disinggung tentang rekom dari partai pendukung lainnya, Yuyus pun mengatakan pada hari tersebut pula rekom akan turun bersamaan, baik itu Partai Nasdem, Partai Gerindra maupun PPP.

Untuk itu Pasangan Umi Kulsum-Agus Sugianto beserta petinggi partai pendukung pada hari rabu besuk sudah berada di Jakarta untuk menyambut rekom.

“ Semua kepastiannya menunggu besuk rabu, jadi rabu nanti kami akan memberikan informasi tentang rekom tersebut,”ujarnya.  

Saat disinggung tentang adanya kemungkinan perubahan pada posisi cawabup, Ketua Komisi B tersebut memastikan bahwa pihaknya tetap solid mengusung pasangan Umi –Agus, dan sejauh ini tidak ada opsi pergantian pada posisi cawabup.

Lebih lanjut Yuyus menjelaskan bahwa di Partai Nasdem Kab. Blora telah menjalankan proses yang dilaksanakan dalam menentukan pasangan Cabup-Cawabup, dan hasilnya Pasangan Umat telah ditetapkan sebagai pasangan calon Cabup-cawabup. (hry/red001)

bawaslu

RAKOR : Rakor internal Panwaslucam Dapil I, dihadiri Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Blora, Anny Aisyah dan Koordinator Divisi Penindakan, Sugie Rusyono. || Foto : transblora.co/Muji


BLORA, transblora.co – Bawaslu Kabupaten Blora secara mental dan fisik siap lakukan pengawasan tahapan-tahapan pilkada Blora 2020. Gawe yang paling dekat akan kawal pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang sedang dilakukan oleh KPU Blora.

Untuk melakukan item pekerjaan itu,  Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwaslucam) Dapil Blora 1 (Jiken, Jepon, Bogorejo, Blora), melakukan rapat Koordinasi di Sekretariat Panwaslucam Jepon, Senin (29/6/2020).

Hadir di rapat koordinasi itu, Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Blora, Anny Aisyah dan Koordinator Divisi Penindakan, Sugie Rusyono.

Ditegaskan, Anny Aisyah, Bawaslu siap awasi dan kawal tahapan pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang sedang dilakukan oleh KPU Blora.

Dia minta Panwaslucam dan PKD untuk mencermati nama-nama PPDP yang sedang direkrut  Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat kelurahan/Desa, dan membuat laporan yang dituangkan dalam Form A.

''Saya sudah pesan kepada Panwaslucam dan diteruskan ke PKD -nya masing-masing, untuk segera berkoordinasi dengan PPS dalam rekrutmen PPDP. Harapan kami, sebelum diumumkan, PPS bisa menyampaikan terlebih dahulu kepada PKD untuk dicermati bersama,'' papar Anny.

 

Diketahui, pembentukan  PPDP tengah dilakukan PPS sejak 24 Juni hingga 14 Juli 2020 mendatang. PPDP akan bertugas satu bulan, dimulai 15 Juli hingga  13 Agustus 2020, yakni lakukan pencocokan dan penelitian pada tahapan pemutakhiran data pemilih.

Ditambahkan Anny, Pengawas Pemilu akan awasi proses pembentukan PPDP dengan memastikan bahwa PPDP dibentuk tepat waktu. PPDP tidak berasal dari pengurus/anggota partai politik dan masih banyak lagi kriteria-yang harus dipenuhinya. Moe/Ud/Red01

Ketua Bawaslu Blora, Lulus Mariyonan || Ft. Istimewa
BLORA, transblora.co – Viralnya bantuan dari Kementerian Sosial dan kemudian ditempeli foto Bupati di salah satu Kabupaten di Jawa Tengah turut menjadi perhatian Bawaslu Blora.

Ketua Bawaslu Kabupaten Blora Lulus Mariyonan mengatakan, pihaknya akan tetap melakukan pengawasan meskipun saat ini tahapan Pilkada ditunda akibat pandemi Covid-19.

Ia meminta semua pihak untuk tidak memanfaatkan pandemi covid-19 sebagai ajang politik praktis. “Kami minta pihak-pihak yang akan maju dalam pemilihan Bupati dan Wakil bupati mendatang tidak memanfaatkan musibah ini untuk tujuan politik praktis”.

“Kami akan tetap melakukan pengawasan, jika dikemudian hari ditemukan dugaan pelanggaran akan dilakukan penanganan pelanggaran sesuai kewenangan kami”. Katanya di Kantor Bawaslu Kabupaten Blora, Rabu (29/4).

Hal itu menurutnya juga sejalan dengan UU Nomor 10/2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota.

Sementara berkaitan netralitas ASN. Lulus kembali mengingatkan bahwa netralitas ASN masih tetap menjadi fokus pengawasan Bawaslu Blora.

“ASN tetap kita awasi meski di tengah pandemi Covid-19 karena ASN tidak boleh berpolitik praktis, untuk itu kami himbau semua pihak untuk mengutamakan kepentingan masyarakat umum dan saling membantu atas dasar kemanusiaan”. Ujarnya.

Larangan ASN berpolitik praktis, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 42/2004 tentang pembinaan jiwa korps dan kode etik ASN, juga dalam UU Nomor 5/2014 tentang ASN. Rls/Hbb/Moe/Red

Terlihat Seorang wanita yang sedang menyemprot diwilayah pasar Bogorejo dan diikuti ketua Golkar, Siswanto Yang sedang bagi Masker (ft. Muji)
BLORA, rtransblora.com – Relawan Partai Golkar Kabupaten Blora untuk membantu masyarakat dalam mencegah wabah virus corona atau covid-19. Tim Relawan Partai Golkar Kabupaten Blora yang dikomandoi langsung oleh Ketua DPD Golkar Blora, Siswanto guna melakukan penyemprotan disinfektan dan membagikan masker kepada masyarakat di Desa Bogorejo, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Senin (06/04/2020).

Anggota DPRD Kabupaten Blora dari Fraksi Golkar, Supardi menjelaskan, aksi sosial ini merupakan rangkaian kerja sosial pencegahan penyebaran covid-19 dari tim relawan Partai Golkar Kabupaten Blora. Mulai dari penyemprotan disinfektan, pembagian masker gratis hingga mengedukasi masyarakat untuk patuh mengikuti arahan pemerintah.

“Dengan partisipasi dari tim relawan Partai Golkar Kabupaten Blora, maka upaya pencegahan penyebaran covid-19 diharapkan bisa maksimal. Dan kami mencoba berpartisipasi langsung dalam pencegahan itu,” tutur Supardi ditemui media ini disela-sela penyemprotan disinfektan dan pembagian masker gratis.

Supardi berujar, meski tak bisa memberikan lebih banyak masker kepada masyarakat, paling tidak ini upaya dari tim relawan Partai Golkar Kabupaten Blora berusaha terlibat langsung membantu masyarakat untuk bersama-sama melawan wabah covid-19.tim relawan Partai Golkar Kabupaten Blora.

“Kami tentu tidak bisa memberikan bantuan secara merata, akan tetapi pastinya aksi sosial ini wujud kepedulian kami untuk bersama-sama melawan covid-19 di Kabupaten Blora,” ucapnya.
Sementara, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Blora, Siswanto mengatakan, apa yang dilakukan tim relawan Partai Golkar Kabupaten Blora sebagai bagian dari komitmen Partai Golkar memberikan respons cepat atas berbagai persoalan di Kabupaten Blora. Utamanya dalam pencegahan wabah covid-19.

“Kami berusaha memberikan aksi cepat setiap hari dan kami melihat apa yang dibutuhkan masyarakat, seperti untuk saat ini masyarakat membutuhkan bantuan masker dan penyemprotan disinfektan,” katanya.

Dalam bakti sosial tersebut, tim relawan Partai Golkar Kabupaten Blora selalu memberikan edukasi kepada masyarakat dalam menekan penyebaran covid-19, seperti dengan cara cuci tangan yang benar, melakukan social distancing untuk mengurangi penularan corona, dan mengajak warga agar tetap di rumah.

“Kami pun mengedukasi masyarakat tentang bagaimana cara memutus mata rantai penyebaran covid-19, misalnya tetap berdiam diri di rumah, lakukan social distancing, kalau tidak urgen jangan ke mana-mana. Karena Kaltim sudah berstatus kejadian luar biasa virus corona,” pungkasnya.Red/Moe



Berita ini sdh tayang di Blora Ekspres

DILANTIK - 295 pengawas pemilihan di tingkat Kelurahan/desa se - Kabupaten Blora, di lantik di masing-masing Kecamatan, Jumat (13/03/2020).
Sebanyak 295 pengawas pemilihan di tingkat desa/kelurahan (PKD) se Blora secara serentak dilantik Jumat (13/03/2020) di masing-masing Kecamatan se-Blora. Tugas sudah menanti, sebentar lagi akan memasuki tahapan Pemutakhiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih.

BLORA, Transblora.co – Bawaslu Kabupaten Blora mendapat amunisi baru dalam menghadapi pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 mendatang. Yakni 295 pengawas pemilihan di tingkat kelurahan/desa (PKD).

Sebanyak 295 pengawas pemilihan di tingkat desa/kelurahan itu secara serentak dilantik Jumat (13/03/2020) di masing-masing Kecamatan se-Blora.

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Blora, Sugie Rusyono, berharap seluruh anggota PKD yang baru dilantik dapat mengemban tugas-tugasnya dengan penuh tanggung jawab, teliti, jujur, independen. Termasuk menjaga netralitasnya dalam Pilkada Blora mendatang.

Tugas Menanti
Dikemukakan Sugie, dengan dilantiknya PKD se-Kabupaten Blora itu, tugas sudah menanti. Sebentar lagi akan memasuki tahapan Pemutakhiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih.

”Selamat untuk teman-teman PKD yang dilantik, tugas-tugas sudah menanti kita. Yang terdekat adalah mengawasi tahap Pemutakhiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih,” ungkap Sugie.

Terpisah, Koordinator Divisi SDM Bawaslu Kabupaten Blora, Achmad Rozak menerangkan, 295 Pengawas Kelurahan/Desa yang dilantik tersebut, terdiri dari 193 Laki – laki dan 102 perempuan.

”Dari 295 Pengawas Kelurahan/Desa yang dilantik, jumlah keterwakilan perempuan mencapai 34% atau berjumlah 102 orang. Sementara itu yang laki-laki berjumlah 193 orang,” jelas Achmad Rozak. Moe/Red01

MKRdezign

{facebook#https://web.facebook.com/transblora.co/} {twitter#https://twitter.com/transblora} {google-plus#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCSl1zrsSFPYXFQoaDpC7xZw/featured?disable_polymer=1} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget